[Repost] Naughty Ahjusshi

Naughty Ahjusshi!!!!!!

Author: Siti Azizah/ @Azizahpark.
Cast    : Kim Soeun, Cho Kyuhyun, Soohyun, Hyejin, Kim Bum, Jung Taesun.
Genre : Family
Type    : OneShoot
THIS STORY IS MINE, thanks to my friends as my inspiration for this ff, wiwi and demi, thanks a lot. Don’t forget to coment after read this fanfic ☺

Waktu kini menunjukan pukul 4 sore, sudah saatnya bagi Kim soeun untuk pulang, lebih tepatnya pulang dari bekerjanya.  Seperti biasa ia mematikan komputernya dan membereskan meja kerjanya.

“akhirnya sudah jam 4.” Kata soeun, hyejin –teman sekantor soeun- pun menganggukan kepalanya, ia juga merasa lelah setelah bekerja, meskipun seorang staff di bagian HRD tetap saja mereka harus menggunakan otak jika bekerja.

“iya, waktu cepat sekali berlalu dan kurasa aku mulai bosan setelah bekerja beberapa tahun disini.” Ungkap hyejin, soeun mengangguk meng-iyakan pernyataan hyejin. “cepat keluar aku akan mengunci pintunya soeun.” Soeun pun terburu-buru karena pintu ruang kerjanya akan segera dikunci. “baiklah.”

Soeun kemudian berbincang dengan hyejin ketika ia akan pulang.

“soeun apa kau dijemput oleh suamimu hari ini.” Tanya hyejin, soeun menggelengkan kepalanya. “suamiku sedang diluar kota, jadi dia tidak bisa menjemputku.” Jawab soeun. “bagaimana jika kita ke mall dulu mencari baju untuk anak kita, kau mau kan?” tawar hyejin, soeun langsung menganggukan kepalanya, tentu saja karena belanja adalah salah satu hobinya  juga. “baiklah aku akan telfon dulu sohyun.”

Ketika di mall, soeun dan hyejin melihat-lihat baju anak laki-laki, anak hyejin juga laki-laki, mereka mencari tshirt yang cocok untuk mereka. Setelah selesai memilih baju, mereka memilih mencari makan di foodcourt mall itu, Restoran China, mereka memilih makan disana, ketika makan pun mereka berbincang.

“hyejin, jika difikir-fikir kita seperti anak muda saja, benarkan.” Kata soeun. “benar soeun, kita seperti remaja putri saja padahal kita kan sudah berkeluarga begini haha.” Mereka tertawa, seketika tawa mereka terhenti ketika seseorang menepuk punggung hyejin.

“apa kabar.” Kata seorang yang menepuk pundak hyejin tadi, pria berumur sekitar 48 tahun itu lalu tersenyum dan duduk di sisi soeun tanpa izin.

“oh tuan jung, kenapa anda disini? Apakah anda sedang berjalan-jalan bersama istri anda?” Tanya hyejin,  pria yang disebut tuan jung itu menggelengkan kepalanya, boleh aku tahu siapa wanita cantik disampingku ini?” katanya sambil memandang soeun, “aku kim soeun, teman kantor hyejin.” Kata soeun tersenyum.

“teman kantor? Kenapa aku tidak pernah melihat mu?” kata pria itu lagi.

“memang anda kan bukan pegawai kantor kami, jadi anda pasti tidak mengenalku.” Jelas soeun, dibarengi dengan senyum cantiknya kini. Hyejin terbatuk sementara pria itu tersenyum.

“hei soeun, dia itu atasan di bagian Akunting, apa kau tidak tahu?” Tanya hyejin, soeun menundukan kepalanya merasa malu.

“ahh mianhae, aku tidak tahu, maafkan aku.” Kata soeun.

“tidak apa-apa aku sudah bekerja selama 20 tahun diperusahaan, namaku Jung Taesun.

Soeun kini bersiap untuk istirahat, sebelum istirahat ia menelfon dulu sohyun , memastikan kabar anak satu-satunya itu, setelah ditelfon, soeun merasa lega karena anaknya itu sudah dijemput oleh ibu mertuanya –ibu kyuhyun- kyuhyun tidak bisa menjemput, karena hari ini ia masih diluar kota.

“bagaimana? Sohyun sudah pulang?” Tanya hyejin, soeun mengangguk “sohyun dijemput oleh neneknya, sekarang ayo kita makan, aku sudah lapar.” Soeun kini menarik tangan hyejin dan akan pergi ke kantin yang ada di kantor tersebut, ketika soeun dan hyejin akan keluar dari pintu ruang kerjanya, mereka dikagetkan atas kehadiran seseorang yang sepertinya sedang menunggu mereka.

“tuan jung.” Kaget mereka berdua, sementara yang di sebut hanya tersenyum dan berkata “boleh aku makan siang bersama kalian.” Apa daya, kedua wanita itu hanya bisa menganggukan kepalanya lemas.
Kini mereka ada di kantin, mereka maka bertiga tentu saja soeun dan hyejin merasa canggung, bagaimana tidak , biasanya soeun dan hyejin selalu bergosip ria(?) ketika sedang makan siang, tapi sekarang mereka tidak bisa melakukan itu, karena kehadiran pak tua ini –tuan jung.-.

“kim soeun, kau cantik sekali.” Puji tuan jung, seketika soeun pun tersedak ketika memakan makanannya, bukan malu lebih tepatnya sebal mendengar gombalan pria tua itu. Sedangkan hyejin hanya tersenyum meledek pada soeun.
“demi apapun aku ingin segera pergi dari sini.”batin soeun.

Waktu sepertinya cepat berputar, hari ini sudah tepat pukul 4 sore, soeun pun bersiap untuk pulang –seperti biasa-, ketika ia akan keluar dari kantornya ia memang selalu bersama hyejin.

“soeun, sepertinya tuan jung itu suka padamu.” Kata hyejin, soeun menatap hyejin, “apa kau gila, aku sudah punya suami bahkan sudah punya anak.” Kata soeun seakan tak terima, hyejin tersenyum “aku hanya bercanda, lagipula jika kau ingin memiliki dua suami juga tidak apa-apa kan hahaha.” Tawa hyejin.

“ya tuhan, ku kira setelah ini kau harus kerumah sakit jiwa hyejin.” Lagi-lagi, kedua wanita ini dikejutkan dengan kedatangan pria tua yang sedikit mengusik kehidupan mereka. “ya tuhan, nasib kita sial sekali lee hyejin.” Rutuk soeun, hyejin tersenyum “pria itu menyukaimu soeun, itu Rezekimu aku pulang dulu haha.” Hyejin kabur, soeun Nampak kesal, jika ia ikut dengan hyejin mana mungkin, hyejin dijemput oleh suaminya menggunakan motor, dan jika ia ikut itu akan menjadi hal yang tidak mungkin.

“kau mau pulang bersama, nona soeun?” tawar pria itu, seketika soeun gelagapan, bingung harus menjawab apa, sementara ia sendiri tidak mau ikut bersama lelaki tua itu, otak soeun berputar mencari alasan sambil melihat sekeliling jalan, mencari jalan untuk melarikan diri fikirnya. Tak lama ia melihat sebuah mobil yang sangat ia kenal, mobil yang selama beberapa hari ini ia tak dilihatnya, mobil berwarna hitam bermerk mahal itu berhenti di depan soeun dan pria tua itu.

“ahh kyuhyun dia menjemputku, ah tuan jung aku pulang duluan, aku sudah dijemput.” Kata soeun dan buru-buru pergi meninggalkan pria tua itu dan memasuki mobil.

“ahhhhh kyun aku merindukanmu.” Kata soeun sambil kini berhadapan dengan suaminya itu, untung saja kau datang, senangnyaa,,” seru soeun, kyuhyun tersenyum melihat kelakuan istinya itu, jujur saja kyuhyun juga merindukan istri dan anaknya ketika ia berada diluar kota.

“kau merindukanku? Benarkah?” Tanya kyuhyun sambil tersenyum, soeun menganggukan kepalanya

“benar, aku dan sohyun rindu sekali padamu apakah kau tidak merindukan kami?” kini soeun menyipitkan matanya, meminta penjelasan dari kyuhyun.

“tentu saja aku merindukan kalian, eh kau merindukanku? Kau yakin? Kenapa raut wajahmu tidak sedih? Dan kenapa tadi kau terlihat senang sekali bersama supir dikantormu itu, bukankah kau bilang merindukanku?” Tanya kyuhyun bertubi-tubi. Soeun kini mengerutkan keningnya, berusaha mengartikan maksud kyuhyun.

“senang? Bersama supir? Dikantor?, maksudmu?” kata soeun bingung, kyuhyun tersenyum
“yang tadi bersamamu mengobrol ketika kau akan naik mobil siapa? dia pasti supir perusahaan benar kan?” tebak kyuhyun, soeun yang mulai mengerti pun mulai bergumam kembali. “hey apa kau Supir perusahaan? Kau tahu itu atasan di bagian akuntan.” Jelas soeun. Kyuhyun tertawa “benarkah? Kenapa kau terlihat membelanya apa kau menyukainya? Atau kau —.” Soeun menatap kyuhyun seketika ucapan kyuhyun terhenti. “sudah hentikan, aku bahkan sangat sebal pada orang itu.”

  • Soeun kini sedikit lelah , sahabatnya hyejin tidak masuk kantor karena anaknya sakit, jadi pekerjaan hyejin soeun yang mengerjakan ketika siang hari tepatnya di jam istirahat soeun menelfon suaminya.

“kau sudah menjemput sohyun?”

“sudah, bahkan sohyun sudah di mobil sekarang.”

“baiklah, jangan lupa nanti jemput aku setelah pulang kerja ya.”

“iya nyonya besar, aku pasti akan menjemputmu nanti.”

“baiklah, sampai jumpa nanti.”

Setelah soeun memutuskan sambungan telefon dengan suaminya, ia bergegas ke kantin untuk istirahat, tentu saja tanpa hyejin, ia kini makan bersama temannya, Kim Bum. Mereka –soeun dan kim bum tertawa, memang mereka sudah berteman sejak dulu hingga tak ada kecanggungan diantara mereka meskipun mereka sudah mempunyai keluarga masing-masing.

“boleh aku ikut makan disini?”kata seseorang yang baru saja datang.

“oh bos, silahkan duduk” kata kim bum mempersilahkan. Soeun benar-benar tidak suka dengan keadaan seperti ini, pria tua itu kini datang lagi dan berhasil membuat selera makan soeun hilang.

“nona kim, boleh aku makan disinikan?” soeun mengangguk dengan terpaksa, “kau pasti senang kan bertemu lagi denganku disini, o ya kenapa kemarin kau tidak bilang kalau kau dijemput oleh supirmu?” lanjut pria itu, mendengar itu soeun ingin memuntahkan makanan yang ia makan tadi, tapi ia masih tahu aturan. Kesal itulah yang ia rasakan, bagaimana tidak lelaki yang menjadi suaminya yang mempunyai ketampanan di atas rata-rata dibilang supir oleh lelaki tua dan jelek itu, batin soeun.

“bos kau kenal soeun?” Tanya kimbum, seketika saja bos itu mendekati kim bum dan membisikan sesuatu.

“dia sedang ku incar untuk menjadi istriku bum.” Bisik lelaki itu pelan, dan tak terdengar oleh soeun, kim bum yang mendengarnya hanya bisa tertawa .

“bercandamu lucu sekali bos.” Kata kimbum, sambil masih tertawa, soeun kini mulai menatap kim bum seakan menanyakan apa yang pria itu bisikan tadi.

“hey aku tidak bercanda, nona kim aku akan mengaku padamu sekarang, dari awal aku melihatmu aku sudah terpesona olehmu, jujur saja aku menyukaimu nona kim.” Kata pria itu sambil menatap soeun, soeun semakin sebal pada lelaki tua itu, sementara kim bum sahabatnya hanya tertawa, bukannya membantu soeun.

“kalau kau mau aku bisa menceraikan istriku dan menikah denganmu, kau mau nona kim?” kata pria tua itu lagi, ia kini terlihat mengharapkan jawaban YA dari soeun, lain halnya dengan soeun yang sudah memunculkan kemarahannya, terlihat raut wajahnya yang terlihat kesal.

“tuan jung ada yang mencarimu.” Kata seorang pegawai pantry yang baru saja datang, pria tua itu menganggukan kepalanya kini ia menatap soeun. “nona kim, aku akan menunggu jawabanmu.” Kata pria itu sambil berlalu meninggalkan kantin tersebut tak lupa kedipan sebelah matanya yang membuat soeun ingin memukulnya sekarang.

“HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA.” Tawa kimbum membahana, membuat soeun semakin kesal.

“yakkk kenapa kau malah tertawa bukannya membantuku, kau sama menyebalkannya dengan dia.” Protes soeun, kim bum tidak bissa menghentikan tawanya, ia masih saja ingat ketika soeun dilamar oleh bosnya.

“sialan kau, bisakah kau berhenti tertawa,” soeun marah, kim bum kini mulai menghentikan tawanya, wajahnya sudah merah karena ia tertawa tadi.

“aku tidak bisa bayangkan jika kyuhyun mengetahuinya, hahahhaha.” Tawa kimbum lagi sekilas ia teringat kejadian soeun dilamar bosnya lagi.

“kimbum sudah hentikan dan jangan bicarakan itu lagi-.”

Soeun kesal, benar-benar kesal sekarang, bagaimana tidak setelah kejadian tadi, ia ditertawakan oleh kim bum habis-habisan. Kini  soeun menunggu kyuhyun menjemputnya, tak lama sebuah mobil berhenti tepat dihadapan soeun dan si pengemudipun keluar.
“nona kim mau pulang bersama?” ajak seorang laki-laki.

“pria tua itu lagi, oh tuhan apakah nasibku harus buruk sekali hari ini?” batin soeun, ia menggelengkan kepalanya dengan wajah yang bisa didiartikan sedang marah.

“tidak-.” Kata soeun dengan wajahnya yang dingin.

“tidak mau menolak maksudnya,” katanya sambil memegang tangan soeun, seketika soeun menepis tangan itu. Kyuhyun yang melihat istrinya sedang disentuh oleh pria itu segera turun, ia tak terima meskipun pria itu hanya menyentuh tangan istrinya, bisa kyuhyun lihat istrinya sangat terlihat kesal atas kelakuan pria itu.

“chagi, ayo kita pulang kenapa kau malah mengobrol dengan supir diperusahaan mu?.” Kata kyuhyun yang baru saja datang, soeun merasa tertolong atas kehadiran suaminya itu. Dia segera saja memeluk suaminya itu.

“aku tidak mengobrol dengannya chagi, ayo kita pulang.” Kata soeun, tak terima dengan perkataan kyuhyun tuan jung kini mulai bergumam.

“apa supir? Siapa yang kau bilang supir? Lalu nona kim ini siapa? Bukankah ini supirmu?” Tanya tuan jung bertubi-tubi,

“dia suamiku bukan supirku, kau tahu itu.” Kata soeun,

“lalu bagaimana dengan jawabanmu nona kim?”

“tidak.” Kata soeun lagi dan kini ia menyeret kyuhyun untuk pergi.

“sampai jumpa pak supir,” kata kyuhyun.

Soeun kini berada didalam mobil bersama suami dan anaknya, ia begitu kesal dengan hari ini, bayangkan saja kejadian hari ini bisa membuatnya gila, ia ingin segera menceritakan hari ini pada hyejin sahabatnya.

“ibu kenapa tadi kau seperti marah-marah diluar.” Kata sohyun melihat ibunya yang sepertinya kesal setengah mati sekarang.

“bagaimana aku tidak marah, pria tua itu menyebalkan bahkan sangat menyebalkan.” Gumam soeun.

“menyebalkan kenapa ibu?” Tanya sohyun lagi,

“bagaimana tidak pria gila itu memintaku menjadi istrinya.” Cerita soeun pada anak dan suaminya itu, sang anak terlihat kaget sedangkan suaminya malah tertawa.

“apa? Apakah dia akan menjadi ayahku?” kata sohyun, sementara kyuhyun masih tertawa. Soeun terlihat menggelengkan kepalanya memberikan jawaban TIDAK pada sohyun.

“hahahahahahahahaha apa kau menerimanya soeun?” Tanya kyuhyun lagi, soeun kesal bahkan kini kesalnya melebihi tadi.

“apa kau gila? Aku ini wanita bersuami dan punya anak kau tahu itu!!!!” marah nya pada sang suami, kyuhyun terlihat menghentikan tawanya.

“maaf maaf, aku hanya membayangkan saja jika kau bersuamikan pria tua itu hahaha.” Tawa kyuhyun lagi.
“heyy jangan bayangkan itu.” Soeun kini nampaknya sangat kesal menghadapi suaminya kini.

“hei sohyun, apa kau mau punya ayah seperti dia.” Kata kyuhyun lagi, sohyun menggelengkan kepalanya.

“tidak aku tidak mau, lebih baik aku tinggal bersama nenek saja jika ibu menikah dengannya.” Kata sohyun. Mereka pun terdiam melihat soeun yang marah, jika sudah begini mereka paling takut pada soeun.

“maafkan aku chagi, aku hanya tidak bisa bayangkan saja ada orang seperti itu didunia ini..” kata kyuhyun, soeun mengangguk mengiyakan, “dunia ini sudah memang sudah gila.” Soeun menjawab. Sepertinya soeun sudah tak marah lagi pada suami dan anaknya kini.

“hahaha istriku digoda oleh seorang ahjusshi nakal.” Cengir kyuhyun.

“kyuhyun sudah hentikan jangan bicarakan itu lagi.” Protes soeun sambil memukuli kyuhyun dengan bantal yang ada di mobil.

“baiklah-baiklah tapi jangan pukul aku lagi, hentikan”.

END

Advertisements

29 thoughts on “[Repost] Naughty Ahjusshi

  1. wkwkwkwkwkwk
    kasian banget so eun ketemu ama ahjussi nakal
    please dech tuan jung
    kyuhyun dikira sopir hahahahahaha
    cie sopir tamvan
    pasti tuh tua tua keladi makin gencar nantinya

    Like

  2. Gx kebayang

    Brp umur tu pak tua ??
    Rmbut udh putih, perut buncit, kulitnyaa udh KERITING

    Y ampun……
    Kyu klw tu ajhusii msh nekat gmn

    Suruh soeun brenti aj dech krjanya

    Emg susah pny istri cntik
    Udh ad anak aja ngalahin gadis

    Cb aj dibuatiin visualny pzti kocak abizz

    Like

  3. Gx kebayang

    Brp umur tu pak tua ??
    Rmbut udh putih, perut buncit, kulitnyaa udh KERITING

    Y ampun……
    Kyu klw tu ajhusii msh nekat gmn

    Suruh soeun brenti aj dech krjanya

    Emg susah pny istri cntik
    Udh ad anak aja ngalahin gadis

    Cb aj dibuatiin visualny pazti kocak abizz

    Like

  4. ya ampun so eun dilamar sama tuan jung,, dan menganggap kyuhyun itu supirnya so eun…

    aneh-aneh aja,, tapi untungnya so eun masih tetap setia sama kyuhyun…

    Like

  5. wkwkwk bkin ngakak 😀 cieee yg dgoda ma ahjushi2 ~kkk kbwa pngen muntah ny ngliat tu ahjushi yg ngganggu sso >_< kyu kurang greget marah ny hrusny lmprin pke sepatu tu ahjushi 😀

    Like

  6. aduuuuuuuuuh ga kbayang dh bnr ih genit bgt dh ahjussi ud tua jg deuuuuuuhhhh ckckckckck igt umur ahjussi
    ampun daaaaaaah tua-tua keladi
    kyuhyun jg epil dah msh aj bs godain soeun hhhhh gpp denk drpd ngambek wwww

    Like

  7. wkwkwk,, ini prnah bc d fb kekna
    hahahaha 2 sopir, 1 menyopiri dikeluarga 1 mnyopiri d kantor sbg atasan,,
    wkwkwkwk untg sopir genitnya dh tua
    dan sopir yg atu evil,,, ckckckkckck

    untung sso yg marah coba klo kyu gk santai,,, rumah ky kapal pecah

    Like

  8. Ckckck dasar ahjusi mesum gak sadar umur pa?Aduh kasihan bener soeun masa dilamar ahjusi wkwkwk.pantesan aja kyu bum ngetawain.ditunggu kisah lainya.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s